Kamis, 14 Januari 2010

HAL-HAL KHUSUS

FUNGSI ASAL

FUNGSI INVERS
f(x) = ax+b ; a ¹ 0 f-1(x) = (x-b)/a ; a ¹ 0
f(x) = (ax+b)/(cx+d) ; x ¹ -d/c f-1(x) = (-dx+b)/(cx-a) ; x ¹ a/c
f(x) = ax² + bx + c ; a ¹ 0 f-1(x) = (-b+Ö(b²-4a(c-x))/2a ; a ¹ 0
f(x) = a log cx ; a > 0 ¹ 1 ; cx>0 f-1(x) = ax/c ; c ¹ 0
f(x) = acx ; a > 0 ¹ 1 f-1(x) = alog x1/c = 1/c alog x ; c¹0

Keterangan : fungsi invers ini ada, jika syarat-syaratnya terpenuhi

Fungsi kuadrat secara umum tidak mempunyai invers, tetapi dapat mempunyai invers jika daerah definisinya dibatasi.

f(x) = x² untuk X > 0 ® f-1(x) = Öx untuk X > 0



CARA MENENTUKAN SUATU GRAFIK MEMPUNYAI INVERS/TIDAK


  1. Tarik sembarang garis sejajar sumbu x, bila memotong grafik hanya di satu titik, maka grafik tersebut mempunyai invers. Bila tidak demikian, maka grafik tersebut tidak mempunyai invers

  2. Diketahui f: R ® R
    f(x) = 2x - 3

    Tentukan f-1 (x) !

    Jawab:

    f one one onto
    sehingga f mempunyai invers
    misalkan y = image dari x
    y = f(x)
    y = 2x-3 (yang berarti x = f-1(y))
    x = (y+3)/2
    f-1(x) = (x+3)/2

  3. Diketahui f: A ® B
    f(x) = (x - 2)/(x - 3)
    dengan A = {R - {3}} dan B = {R - {-1}}
    (baca: A adalah himpunan bilangan riil kecuali 33)

    Tentukan f-1(x)

    Jawab:

    y = (x - 2)/(x - 3)
    y(x - 3) = x - 2
    yx - 3y = x - 2
    x(y - 1) = 3y - 2
    x = (3y - 2)/(y - 1) ® f-1(x) = (3x - 2)/(x - 1)

fungsi invers

f : A ® B

Bila b Î B, maka invers dari elemen b (dinyatakan dengan f-1 (b)) adalah elemen A yang mempunyai pasangan b, atau

f-1 (b) = {x ½ x Î A, f(x) = b}

Jika f adalah fungsi dari A ® B, maka f mempunyai fungsi invers f-1 :A ® B jika dan hanya jika f adalah one one onto / bijektif / korespondensi 1-1

ket :

f : y = f(x)

cara mencari fungsi invers

f-1 : x = f(y) ® nyatakan x dalam y

TEOREMA
f : A ® B dan f-1 : B ® A

f-1 o f : A ® A : fungsi indentitas di A
f f-1
A ® B ® A
(f-1 o f)

f o f-1 : B ® B : fungsi identitas di B
f-1 f
B ® A ® B
(f o f-1)

komposisi fungsi

Anggap f : A ® B dan g : B ® C

Didapat fungsi baru (g o f) : A ® C
yang disebut komposisi fungsi dari f dan g

h = g o f
(g o f) (x) = g (f (x))

® yaitu dengan mengerjakan f(x) terlebih dahulu
ket : image f merupakan domain bagi g.

contoh:

1. f:A ® B; g:B ® C
(g o f)(a) = g (f(a)) = g(y) = t
(g o f)(b) = g (f(b)) = g(z) = r
(g o f)(c) = g (f(c)) = g(y) = t

2. f: R ® R ; f(x) = x²
g: R ® R ; g(x) = x + 3 R=riil

maka
(f o g)(x) = f(g(x)) = f(x+3) = (x+3)² = x² + 6x + 9
(g o f)(x) = g(f(x)) = g(x²) = x² + 3

Bila x=2, maka
(f o g)(2) = f(g(2)) = f(5) = 25
(g o f)(2) = g(f(2)) = g(4) = 7

3. Diketahui [rumus]
jika (f o g)(x) = x²
Tentukan g(x) !
jawab:
[rumus]

SIFAT

Bila f : A ® B; g : B ® C ; h : C ® D

maka

(f o g) ¹ (g o f) : tidak komutatif
(h o g) o f = h o (g o f) : asosiatif

CARA MENENTUKAN SUATU GRAFIK ADALAH FUNGSI ATAU BUKAN



  1. Tarik sembarang garis lurus sejajar sumbu y. Bila hanya memotong di satu titik pada grafik, maka grafik tersebut merupakan fungsi. Bila tidak demikian maka grafik tersebut bukan merupakan fungsi.

  2. Bila V = {-2,-1,0,1,2}
    g : V ® R; R = riil
    g(x) = x² + 1
    Tentukan range !!!

    Jawab:

    Domain = {-2, -1, 0, 1, 2}
    Image dari g adalah :
    g(-2) = 5
    g(-1) = 2
    g(0) = 1
    g(1) = 2
    g(2) = 5

    maka range = {1, 2, 5}

  3. Tentukan domain dan range dari y = Ö(x - 1)
    syarat : (x - 1) ³ 0

    Jawab :

    D = { x ½ x ³ 1}
    R = { y ½ y ³ 0}

  4. Tentukan range dari f(x) = x² pada domain [1, -4]

    Jawab:

    Domain : f(x) = x²
    -1 £ x £ 4
    0 £ x £ 16
    0 £ y £ 16
    Range : [0, 16]

A. SEBUAH RELASI R TERDIRI DARI:

  1. Himpunan A
  2. Himpunan B
  3. Sebuah kalimat terbuka P(x,y) yang menyatakan hubungan antara himpunan A dengan himpunan B.
    Dimana x bersesuaian dengan a Î A dengan y bersesuaian dengan b Î B.
    ® Bila P(a,b) betul maka a berelasi dengan b. Ditulis a R b
    ® Bila tidak demikian maka a R b
B. SEBUAH RELASI DAPAT DINYATAKAN DENGAN:
  • Himpunan Pasangan Berurutan (a,b)
  • Kalimat terbuka P(x,y)
  • Diagram cartesius ( diagram A x B )
  • Diagram panah

    ® bila R adalah sebuah relasi, maka himpunan dari relasi ini adalah:

    R = {(a,b) ½ a Î A; b Î B; P(a,b) adalah betul}

    Ket: Jika A=B, maka P(x,y) mendefinisikan sebuah relasi di dalam A.

    contoh :

    R = (A,B, P(x,y))
    A = {2,3,4}
    B = {3,4,5,6}
    P(x,y) menyatakan x pembagi y
  • Himpunan penyelesaian relasi ini adalah

    a. Himpunan pasangan berurutan

    R = {(2,4), (2,6), (3,3), (3,6), (4,4)}
    RELASI INVERS

    Setiap Relasi dari A ke B, mempunyai relasi R-1 dari B ke A yang didefinisikan sebagai

    R-1 = {(b,a) ½ (a,b) Î R}

    contoh:

    A = {1,2,3}; B = {a,b}
    R = {(1,a), (1,b), (3,a)} relasi dari A ke B
    R-1 = {(a,1), (b,1), (a,3)} relasi invers dari B ke A

    DOMAIN DAN RANGE

    Domain (daerah asal) dari suatu relasi R adalah himpunan elemen pertama dari pasangan berurutan elemen R.

    Domain = { a ½ a Î A, (a,b) Î R }

    Range (daerah hasil) dari suatu relasi R adalah himpunan elemen kedua dari pasangan berurutan elemen R.

    Range = {b ½ b Î B, (a,b) Î R}

    contoh:

    A = {1,2,3,4} ; B = {a,b,c}
    R = {(2,a) ; (4,a) ; (4,c)}
    Domain = {2,4}
    Range = {a,c}


    Suatu pemetaan / fungsi dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu relasi khusus sedemikian rupa sehingga, setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B.

    ditulis f : A ® B

    1. Himpunan A disebut DOMAIN fungsi, dan himpunan B disebut CODOMAIN fungsi.

    2. Bila a Î A, maka b Î B yang menyatakan pasangan dari A, disebut image (peta) dari A.

      ditulis f(a) = b

    3. Kumpulan dari image-image a Î A di B, membentuk range fungsi.

      range = f(A)

    Jumat, 11 Desember 2009

    Rumus trigonometri untuk jumlah dan selisih sudut.

    Rumus trigonometri untuk sudut rangkap (2a).

    Sin 2 a = 2 Sin a . cos a

    Sin 3 a = -4 Sin3 a + 3 Sin a

    Cos 2 a = Cos2 a – Sin2 a

    Cos 2 a = 1 – 2 Sin2 a

    Cos 2 a = 2 Cos2 a – 1

    Cos 3a = 4 Cos3 a – 3 Cos a